GANGGUAN HEMATOLOGI AKIBAT KEMOTERAPI PADA ANAK DENGAN LEUKEMIA LIMFOSITIK AKUT DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH
Abstract: Leukemia Limfositik
Akut (LLA) adalah keganasan sel yang terjadi akibat proliferasi sel limfoid
yang diblokir pada tahap awal deferensiasinya. Terapi pada LLA dapat dilakukan
dengan kemoterapi dan transplantasi sumsum tulang. Pengobatan dengan kemoterapi
merupakan terapi kuratif utama pada leukemia. Kemoterapi bekerja dengan merusak
sel kanker dan juga dapat menghambat sel normal yang berdampak pada kinerja
dari sel tersebut. Salah satu yang dapat dihambat adalah perkembangan sel induk
darah yang dapat menyebabkan gangguan hematologi selama terapi LLA. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui adanya gangguan hematologi akibat kemoterapi
pada anak dengan leukemia limfositik akut. Metode: Penelitian yang dilakukan
merupakan jenis penelitian cross-sectional pada pasien anak dengan LLA yang
menjalani kemoterapi fase induksi dan konsolidasi berdasarkan Indonesian
Protokol 2006. Pasien yang telah selesai menjalani kemoterapi berdasarkan
protokol tersebut dieksklusi dari penelitian. Penelitian dilakukan di Rumah
Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar. Data Pasien diambil dari periode bulan Mei
2011-April 2013. Gangguan hematologi dinilai berdasarkan hasil laboratoriun
yaitu hemoglobin dan platelet berdasarkan CTCAE versi 4,0. Hasil: Didapatkan 17
pasien yang memenuhi kriteria. Dari 17 pasien yang telah menjalani kemoterapi
fase induksi dan konsolidasi, diperoleh 8 pasien (47,1%) yang mengalami anemia,
6 pasien (35,3%) mengalami anemia dan trombositopenia, tidak ada pasien (0%)
mengalami trombositopenia saja, serta 3 pasien (17,6%) tidak mengalami gangguan
tersebut. Kesimpulan: Ada gangguan
hematologi pada pasien anak dengan LLA yang menjalani kemoterapi di RSUP
Sanglah berdasarkan Indonesian Protocol 2006 fase induksi dan konsolidasi.
Gangguan hematologi yang terjadi yang
diamati yaitu anemia dan trombositopenia.
Penulis: Pertiwi, N.M.I.,
Niruri, R., Ariawati, K.
Kode Jurnal: jpfarmasidd130200