FORMULASI DAN UJI KRIM EKSTRAK UMBI SINGKONG (Manihot esculenta) TERHADAP LUKA BAKAR PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
ABSTRAK: Tanaman Singkong
(Manihot esculenta) memiliki
kandungan zat karbohidrat,
fosfor, kalsium, vitamin C, protein, zat besi dan vitamin B1 yang dapat memberikan efek penyembuhan terhadap luka.
Kandungan yang terdapat
dalam singkong mampu
memberikan efek untuk epitelisasi kembali kulit yang
mengalami kerusakan jaringan sel akibat
luka bakar. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui uji
efektivitas ekstrak umbi
Singkong (Manihot esculenta)
dalam bentuk sediaan krim
dengan tingkatan konsentrasi
2%, 4%, dan
8% untuk penyembuhan
luka bakar pada kelinci
(Oryctolagus cuniculus). Pembuatan
formulasi krim ekstrak
umbi Singkong menggunakan fase
minyak dalam air dan hewan uji digunakan sebanyak 10 ekor, dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan
yaitu, kelompok perlakuan
krim uji, kelompok
kontrol negatif (dasar
krim) dan kelompok kontrol positif (Bioplacenton). Luka bakar di daerah
punggung dengan diameter 1,5 cm
diberi perlakuan dan
diamati efek penyembuhannya selama
7 hari. Hasil
penelitian menunjukan bahwa dari hari ke-1 sampai hari ke-7 pengamatan
luka bakar mengalami pengecilan diameter.
Disimpulkan bahwa konsentrasi
krim ekstrak singkong
2% telah memberikan
efek penyembuhan dan semakin
meningkat konsentrasi yakni
4% dan 8%
yang terkandung menunjukan
semakin efektif dan mempercepat proses penyembuhan.
Penulis: Inriani Marlin
Mareyke Rumayar, Paulina V. Y. Yamlean, Hosea Jaya Edy
Kode Jurnal: jpfarmasidd120119