FAKTOR PRENATAL PADA SKIZOFRENIA
ABSTRAK: Skizofrenia adalah
gangguan mental berat
dan kronis dengan
prognosis yang buruk,
disertai masalah kesehatan,
sosial, dan finansial
sepanjang hidup. Hingga
kini para peneliti
masih berusaha memahami mekanisme
etiologi yang mendasari
gangguan ini. Teori neurodevelopmental muncul
sebagai salah satu
cara menjelaskan mekanisme
etiologi skizofrenia. Dalam pandangan
neurodevelopmental, faktor risiko
genetik dan lingkungan
pada skizofrenia, bekerja pada masa prenatal mempengaruhi perkembangan awal sistem syaraf pusat, dan memunculkan
gejala di kemudian
hari. Faktor lingkungan
pada masa prenatal
yang diketahui meningkatkan risiko skizofrenia antara lain diabetes pada
ibu, gangguan pertumbuhan fetal, inkompatibilitas rhesus,
preeklampsia, perdarahan perinatal,
berbagai komplikasi persalinan yang
menyebabkan hipoksia, infeksi,
gangguan nutrisi, dan
stress pada ibu. Menemukan bagaimana
faktor-faktor prenatal tersebut
bekerja, akan menjadi
sumbangan yang bernilai
untuk memahami skizofrenia,
serta menemukan penanganan
yang sesuai dan kemungkinan strategi pencegahan primer
skizofrenia di masa depan.
Penulis: Antina Nevi Hidayati,
Nining Febriyana
Kode Jurnal: jpkedokterandd140096