Efektivitas Pemberian Cairan Praoperatif Ringer Laktat 2 mL/kgBB/jam Puasa untuk Mencegah Mual Muntah Pascaoperasi

Abstract: Teknik nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka kejadian mual muntah pascaoperasi adalah pemberian cairan praoperatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian cairan praoperatif Ringer laktat 2 mL/kgBB/jam puasa untuk menurunkan angka kejadian mual muntah pascamastektomi. Penelitian ini merupakan uji klinis acak yang dilakukan pada bulan Maret–April 2013 di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Rumah Sakit Persahabatan, Rumah Sakit Fatmawati, dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, pada pasien status fisik American Society of Anesthesiologist (ASA) 1–2. Sebanyak 102 pasien diacak ke dalam kelompok hidrasi dan kelompok kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-kuadrat. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam kejadian mual pada 0–1 jam pascaoperasi (kelompok hidrasi 20% vs kelompok kontrol 39%) dan pada 0–24 jam pascaoperasi (kelompok hidrasi 22% vs kelompok kontrol 41%). Walaupun tidak berbeda secara statistik, angka kekerapan mual pada 1–24 jam pascaoperasi lebih rendah pada kelompok hidrasi 12% (6) dibandingkan dengan kelompok kontrol 23% (12). Tidak ada perbedaan secara statistik pada angka kekerapan muntah di kedua kelompok penelitian. Pemberian cairan praoperatif Ringer laktat 2 mL/kgBB/jam puasa efektif untuk menurunkan angka kejadian mual pascaoperasi mastektomi pada 1 jam pertama pascaoperasi. 
Kata kunci: Cairan praoperatif, mastektomi, mual muntah pascaoperasi
Penulis: Andi Ade Wijaya, Bona A. Fithrah, Arif H. M. Marsaban, Jefferson Hidayat
Kode Jurnal: jpkedokterandd140406

Artikel Terkait :