EFEKTIFITAS ANTIEMETIK PADA PASIEN YANG MENGGUNAKAN SITOSTATIKA PASCA BEDAH PADA BERBAGAI JENIS KANKER DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI
ABSTRAK: Mual dan muntah
terjadi pada 70-80% pasien yang mengalami pengobatan kemoterapi kanker. Efek
samping tertinggi dari pengobatan kanker
dapat menyebabkan kegagalan proses dan hasil dari kemoterapi.
Penelitian ini bertujuan
melihat efektifitas penggunaan
antiemetik pada pasien
yang mendapat sitostatika pasca bedah pada berbagai jenis kanker di RSUD
Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Penelitian
dilakukan dengan menggunakan metoda observasi prospektif dengan teknik
pengambilan porposive sampling dari bulan maret-juni 2009.
Hasil penelitian di
rumah sakit menunjukkan antiemetik
yang banyak digunakan adalah metoklopramid
(tunggal) dan dalam
bentuk kombinasi adalah
metoklopramiddeksametason.
Dari 11 orang
pasien yang diamati,
1 orang tidak
mengalami mual dan muntah, 7 orang mengalami mual dan 3 orang
mengalami mual dan muntah. Secara umum antiemetik yang dipakai pada rumah sakit
ini belum efektif mengatasi mual dan muntah.
Penulis: Hansen Nasif,
Junaidi, Husni Muchtar
Kode Jurnal: jpfarmasidd110088