EFEK DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TEN) STEENIS)) YANG DIEKSTRAKSI ETANOL 70% ERHADAP AKTIVITAS ALT DAN AST PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN GALUR SPRAGUE DAWLEY YANG DIINDUKSI ETANOL 50%
ABSTRACT: Hati merupakan organ
yang dapat memetabolisme etanol. Hal ini menyebabkan peningkatan produksi
radikal bebas yang akan merusak jaringan hati. Gangguan jaringan hati ditandai
dengan peningkatan aktivitas ALT. Untuk itu dilakukan pemberian ekstrak daun
binahong (Anredera cordifolia) terhadap ALT tikus putih yang diinduksi etanol.
Penelitian ini bersifat eksperimental dengan metode acak terkontrol dengan lama
perlakuan 14 hari dan menggunakan 25 ekor tikus yang dibagi dalam 5 kelompok.
Pada hari 1-4 Kn dan K+ diberikan akuades, P1, P2, P3 masing-masing diberi
ekstrak daun binahong dosis 10, 20 dan 30 mg/kgBB. Pada hari ke 5-14 Kn diberi
akuades, K+ diberi etanol; sedangkan P1, P2, P3 masing-masing diberi ekstrak
daun binahong dosis 10, 20 dan 30 mg/kgBB, kemudian dua jam kemudian diberi
etanol. Hasilnya, terdapat perbedaan bermakna antara Kn-K+, Kn-P1, Kn-P2,
Kn-P3, K(+)-P2 dan K(+)-P3. Hal ini menunjukkan ekstrak daun binahong dosis 50 mg/kgBB
tidak dapat mencegah kenaikan enzim ALT, tetapi dosis 100 mg/kgBB dan 200
mg/kgBB dapat mencegah kenaikan enzim ALT.
Penulis: Ramayang Nastiti,
Zulfian, Tiwuk Susantiningsih
Kode Jurnal: jpkedokterandd140380