Efek Antiplasmodium Ekstrak n-Heksana Kulit Batang Mundu (Garcinia dulcis Kurz.) Dengan Parameter Jumlah Leukosit Dan Hemoglobin Pada Mencit Swiss Webster Yang Diinfeksi Plasmodium Berghei
Abstrak: Penyakit malaria
adalah penyakit yang
disebabkan oleh parasit
dari genus Plasmodium yang termasuk
golongan protozoa. Mundu (Garcinia dulcis Kurz.)
merupakan salah satu
tanaman yang potensial dengan
adanya kandungan senyawa
xanton dan triterpenoid
sebagai antiplasmodium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh ekstrak n-heksana kulit batang mundu (Garcinia dulcis Kurz) terhadap
jumlah leukosit dan kadar hemoglobin pada mencit yang diinfeksi
Plasmodium berghei dan
untuk mengetahui dosis
ekstrak n-heksana yang paling efektif sebagai antiplasmodium.
Ekstrak dibuat dengan cara maserasi dengan n-heksan. Hewan uji mencit sebelum
diberi ekstrak diinduksi
dengan Plasmodium berghei
hingga jumlah parasit Plasmodium dalam
darah sebesar 107 kemudian
ekstrak kental yang
didapatkan diujikan pada masing-masing kelompok hewan uji dengan
dosis 50 mg/kg BB mencit , 100 mg/kg BB mencit dan 150 mg/kg BB mencit,
kelompok kontrol negatif diberi CMC 0.5% dan kontrol positif diberi dengan klorokuin yang
disuspensikan dalam larutan
CMC 0.5%. Efek
antiplasmodium diamati dengan menghitung jumlah leukosit dan kadar
hemoglobin. Data diolah dengan uji statistik ANOVA satu jalan dan
dilanjutkan dengan Uji
Tukey. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ekstrak n-heksana kulit batang
mundu mempunyai efek
antiplasmodium dengan menurunkan
jumlah leukosit dan meningkatkan kadar hemoglobin pada mencit
yang diinduksi Plasmodium berghei. Dosis ekstrak n-eksana kulit
batang mundu yang
paling efektif sebagai
antiplasmodium adalah pada dosis
100 mg/kg BB.
Penulis: RULY ANGGRAYNI,
GUNAWAN PAMUDJI WIDODO, DWI NINGSIH
Kode Jurnal: jpfarmasidd110075