Distribusi Percampuran Turbulen di Perairan Selat Alor

Abstract: Selat Alor merupakan kanal terdalam setelah Selat Ombai di kepulauan Alor. Kontribusinya sebagai salah satu celah keluar Arus Lintas Indonesia (Arlindo) belum banyak dikaji hingga saat ini. Selat Alor memisahkan Laut Flores dan Laut Sawu, dan memiliki sill yang tinggi di dalamnya, diduga turbulensi akibat interaksi antara aliran selat dengan topografi dasar dapat memicu percampuran dan memodifikasi properti massa air yang melaluinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkuantifikasi transformasi massa air yang melalui Selat Alor dan mengkaji kemungkinan percampuran di dalam selat berdasarkan estimasi sesaat properti percampuran, yakni percampuran turbulen menggunakan metode skala Thorpe. Penurunan CTD dilakukan di 15 stasiun di perairan Selat Alor. Diperoleh hasil bahwa kontur kedalaman yang menghubungkan Laut Flores dengan Laut Sawu adalah ~300 m pada kanal utama. Salinitas maksimum massa air Subtropis Pasifik Utara (NPSW) dar i Laut Flores di Selat Alor banyak mengalami reduksi akibat intensifnya percampuran yang diduga dipicu oleh topografi dasar dan aliran selat yang menghasilkan turbulensi. Lapisan salinitas maksimum Massa Air Subtropis Samudera Hindia Utara (NISW) pada σθ = 23,5-24,5 terdeteksi di bagian selatan selat (Laut sawu). Jejak massa air NISW menurun dan banyak tereduksi mendekati pintu selatan selat. Intrusi Massa Air Lapisan Menengah Samudera Hindia Utara (NIIW) juga dijumpai di lapisan bawah Laut Sawu, konsisten dengan profil arus pada lapisan bawah. Rata-rata nilai difusivitas vertikal eddy (Kρ)  di Selat Alor bagian utara memiliki orde of 10-3 m2 s-1, dan di bagian selatan memiliki orde bervariasi, 10-6-10-4 m2 s-1. Penyempitan celah Selat Alor diduga merupakan pemicu turbulensi tinggi aliran yang berkontribusi pada tingginya nilai difusivitas vertikal.
Kata kunci: Arlindo, percampuran turbulen, difusivitas vertikal, Selat Alor
Penulis: Adi Purwandana, Mulia Purba, Agus S Atmadipoera
Kode Jurnal: jpperikanandd140110

Artikel Terkait :