APLIKASI DASAR KOLAM BUATAN PADA PEMBESARAN LELE MASAMO (CLARIAS SP.) SKALA SUPER INTENSIF DENGAN PENAMBAHAN PROBIOTIK DAN VITAMIN C
ABSTRAC: TPermasalahan
pembesaran lele masamo (Clarias sp.) yang terjadi antara lain yaitu kompetisi
untuk mempertahankan ruang gerak, mempertahankan hidup dan konversi pakan menjadi daging kurang optimal
yang mengakibatkan penurunan dalam
pertumbuhan dan penurunan produksi.
Penelitian bertujuan mengetahui efektivitas dasar kolam buatan pada pembesaran
lele masamo menggunakan penambahan probiotik dan vitamin C terhadap biomassa
akhir, kelangsungan hidup, panjang dan bobot ikan. Penelitian dilakukan
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri 3 perlakuan diantaranya adalah perlakuan pemeliharaan
lele masamo tanpa menggunakan dasar kolam buatan, tanpa probiotik dan tanpa
penambahan vitamin C pada pakan (TDPC); pemeliharaan lele masamo tanpa
menggunakan dasar kolam buatan, dengan penambahan probiotik pada air kolam dan
vitamin C pada pakan (TDKB); pemeliharaan lele masamo dengan menggunakan 2
dasar kolam buatan dan penambahan probiotik pada air kolam dan vitamin C
pada pakan (DVPC). Hasil menunjukkan
bahwa perlakuan dasar kolam buatan, penambahan probiotik pada air kolam dan
penambahan vitamin C pada pakan (DVPC) pada pembesaran lele masamo super
intensif berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup dengan kelangsungan
hidup mencapai 94,67%. Tetapi, perlakuan
dasar kolam buatan, penambahan probiotik pada air kolam dan penambahan vitamin
C pada pakan pada pembesaran lele masamo
super intensif tidak berpengaruh nyata
terhadap pertumbuhan, konversi pakan dan
biomassa lele masamo. Penelitian ini juga membuktikan bahwa teknologi dasar
kolam buatan efektif untuk meningkatkan produksi sebanyak 10% dari produksi
normal. Lebih lanjut, pembesaran lele masamo skala super intensif memerlukan
aplikasi probiotik dan vitamin C untuk menjaga imunitas dan kualitas air selama
pemeliharaan.
Penulis: Andi Bimantara, Yudha
Trinoegraha Adiputra, Siti Hudaidah
Kode Jurnal: jpperikanandd150010