ANALISIS KUANTITATIF ASAM LEMAK TAK JENUHPADA VIRGIN COCONUT OIL (VCO) YANG DIBUAT DENGAN PENAMBAHAN SARI GETAH BUAH PEPAYA (Carica papaya L.)
Abstract: Minyak kelapa murni
(VCO) merupakan minyak kelapa yang dapat dibuat melalui proses enzimatik.
Dengan proses pembuatan yang baik, VCO yang dihasilkan cuku stabil (tidak mudah
tengik). Kandunganasam lemak tak jenuhyang terdapat dalam minyak rentan
terhadap oksidasi yang dapat menyebabkan ketengikan minyak. Kualitas dari VCO
yang dihasilkan, termasuk kandungan asam lemak tak jenuhnya, sangat tergantung
pada metode pembuatan yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
pengaruh variasi rasio sari getah buah pepaya yang digunakanterhadap kualitas
minyak yang dihasilkan, dilihat dari kadar asam lemak tak jenuh yang terkandung
dengan metode GC-FID.
Dilakukan pembuatan VCO dengan menggunakan sari getah buah pepaya sebagai
sumber enzim dengan variasi rasio sari getah pepaya terhadap krim santan
(0,5:1; 1:1; dan 2:1). Ekstraksi sari getah buah pepaya dilakukan dengan
menggunakan dapar fosfat pH 7. Kandungan asam oleat dan asam linoleatnya dengan
GC-FID (kolom RTX®-WAX (30 m x 0,25 mm, dengan ketebalan 0,25 ?m)).
Diperoleh kadar asam oleat dalam VCO yang dibuat dengan variasi rasio
jumlah sari getah buah pepaya terhadap krim santan 0,5:1 sebesar 2,14 ± 0,225%;
rasio 1:1 sebesar 1,81 ± 0,136%; rasio 2:1 sebesar 1,53 ± 0,061%. Kadar
linoleat dalam VCO variasi rasio 0,5:1 sebesar 0,45 ± 0,062%; variasi rasio 1:1
sebesar 0,44 ± 0,039%; dan variasi rasio 2:1 sebesar 0,42 ± 0,016%.Validasi
akurasi, presisi, linieritas dan rentang memenuhi persyaratan. Batas deteksi
diperoleh sebesar 0,02 µg (asam oleat) dan 0,007 µg (asam linoleat). Batas
kuantifikasi diperoleh sebesar 0,09 µg (asam oleat) dan 0,02 µg (asam
linoleat).
Penulis: Sanjiwani, P.,
Widjaja, I.N.K, Warditiani N.K.
Kode Jurnal: jpfarmasidd140084