Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal di Desa Namang Kabupaten Bangka Tengah
Abstract: Lele dumbo merupakan
satu jenis hibrida ikan lele yang baru diintroduksikan ke Indonesia dari
mancanegara yaitu Taiwan. Ikan ini merupakan hasil kawin silang antara lele
asli Taiwan Clarias focus dengan
lele Afrika Clarias
mossambicus. Tujuan kegiatan
ini adalah untuk
menciptakan keberhasilan dalam pembudidayaan ikan lele di kolamterpal,
sehingga dapat memenuhi kebutuhan ikan
lele dumbo dipasaran
khususnya Bangka Belitung serta untuk
mempermudah petani memperoleh
benih yang berkualitas dengan harga yangterjangkau. Hasil dari penelitian ini
adalah investasi sebesar Rp. 8.680.000 (belum termasuk biaya operasional yang
terdiri dari biaya tetap dan biaya
variabel) maka nilai
rasio penerimaan dengan
biaya atau (R/C)
dalam usaha budidaya
lele diperoleh sebesar 1,78.
Waktu pengembalian investasi
atau Payback Period (PP)
selama 0,53 tahun, BEP produksi ikan lele pada tahun
pertama 844 kg, Penjualan ikan lele pada tahun kedua sampai dengan tahun kelima
akan mencapai BEP sebesar 1.012kg/tahun. Nilai NPV sebesar Rp 33,482,143,00 dan
nilai IRR sebesar 62 %.
Penulis: Dwi Rosalina
Kode Jurnal: jpperikanandd140068