ANALISIS KELAYAKAN USAHA BERBASIS HASIL HUTAN BUKAN KAYU EKOSISTEM MANGROVE DI DESA MARGASARI LAMPUNG TIMUR
ABSTRAK: Kawasan hutan
mangrove di Indonesia
umumnya telah mengalami
degradasi akut tidak terkecuali yang ada di Kabupaten
Lampung Timur karena masyarakat kurang mengindahkan aspek konservasi dalam
pemanfaatannya. Perlu pengembangan
industri berbasis hasil
hutan bukan kayu ekosistem
mangrove agar tekanan
terhadap pemanfaatan hutan
mangrove dapat direduksi seperti
yang telah dilakukan
oleh beberapa kelompok
di Desa Margasari. Agar diperoleh indikator
keberlanjutan usaha industri rumah tangga tersebut maka perlu diketahui kelayakan finansial
industri rumah tangga
yang sudah ada. Penelitian ini
dilakukan pada bulan April
sampai dengan Mei
2013 dengan tujuan untuk
menganalisis kelayakan usaha pengolahan daun jeruju (Acanthus
ilicifius) dan buah pidada (Sonneratia caseolaris) menjadi berbagai produk
olahan dan menganalisis simulasi tingkat suku bunga
dan harga untuk menentukan kebijakan fiskal demi
perkembangan usaha. Responden dalam penelitian adalah semua anggota usaha
industri rumah tangga Karya
Wanita dan Peduli
Lingkungan Hidup (PLH), Pengambilan
responden dilakukan secara purposive, metode
yang digunakan berupa observasi dan
wawancara langsung sedangkan
analisis kelayakan usaha yang
digunakan adalah Gross B/C. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pengolahan daun
jeruju (Acanthus ilicifius) dan
buah pidada (Sonneratia caseolaris) dari kelompok
Karya Wanita yang layak untuk
dilaksanakan karena memiliki
nilai Gross B/C lebih dari 1
dengan suku bunga
2 % adalah pangsit dengan nilai
1,10 dan peyek (1,04) untuk kelompok Peduli Lingkungan Hidup (PLH) produk yang layak adalah peyek (1,42). Produk yang
memiliki nilai Gross B/C lebih dari 1 dengan suku bunga 1 % kelompok Karya
Wanita adalah peyek (1,09), Pempek (1,02), Pangsit (1,10),
dan Sirup (1,009).
Kelompok Peduli Lingkungan Hidup
memiliki produk yang layak untuk
dilaksanakan yaitu hanya peyek (1,48).
Penulis: Mayang Haris
Wahyukinasih, Christine Wulandari, dan Susni Herwanti
Kode Jurnal: jpkehutanandd140037