Analisis Keberhasilan Terapi Bermain terhadap Perkembangan Potensi Kecerdasan Anak Retardasi Mental Sedang Usia 7–12 Tahun

Abstract: Retardasi mental (RM) merupakan gangguan heterogen yang terdiri atas fungsi intelektual di bawah rata-rata disertai gangguan keterampilan adaptif. Terapi bermain merupakan pendekatan yang efektif untuk melatih anak RM taraf sedang dalam mempelajari suatu konsep pembelajaran. Terapi bermain dilakukan dalam ruang khusus yang didesain sebagai tempat bermain yang dilengkapi dengan perangkat mainan khusus untuk menstimulus perkembangan potensi anak RM taraf sedang. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk meningkatkan keberhasilan pengembangan potensi kecerdasan anak RM sedang dengan menggunakan instrumen The Wechsler-Intelligence Scale for Children (WISC) melalui penerapan terapi bermain.  Rancangan penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan analisis kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak RM sedang di SDLB Aisiyah usia 7–12 tahun sejumlah 13 anak. Pendekatan analisis yang digunakan adalah analisis statistik dengan pendekatan Wilcoxon dan Kruskal Wallis yang selanjutnya dilakukan analisis deskriptif untuk memberikan gambaran kondisi RM yang menyertai anak meliputi: faktor internal yaitu fase yang dialami anak pada masa kehamilan, persalinan, menyusui dan tahap tumbuh kembang, serta faktor eksternal yaitu kondisi sosial ekonomi keluarga dan pola asuh pada anak. Hasil penelitian 7 dari 13 anak RM sedang berhasil mengalami peningkatan dalam pengembangan potensi kecerdasannya. Bila dilihat dari hubungan frekuensi diberikannya terapi dengan tingkat keberhasilan anak, dari 7 anak RM sedang yang berhasil, 5 di antaranya termasuk kategori sering diberikan terapi bermain. Simpulan, terapi bermain mampu meningkatkan keberhasilan pengembangan potensi kecerdasan anak RM sedang. Keberhasilan tersebut berhubungan dengan frekuensi diberikannya terapi bermain dan didukung oleh kondisi penyerta (faktor internal dan eksternal) pada diri anak.
Kata kunci: Terapi bermain, kecerdasan, retardasi mental sedang
Penulis: Lilis Lisnawati, M. Nurhalim Shahib, Hidayat Wijayanegara
Kode Jurnal: jpkedokterandd140360

Artikel Terkait :