Akumulasi dan Depurasi Toksin PSP (Paralytic Shellfish Poisoning) oleh Kerang Hijau
Abstract: Ledakan
mikroalga sering dilaporkan terjadi di Teluk Jakarta, dimana di lokasi tersebut
juga terdapat kegiatan budidaya kerang hijau (Perna viridis). Terkait dengan
hal tersebut maka dilakukan studi akumulasi dan depurasi toksin PSP (Paralytic
Shellfish Poisoning) pada kerang hijau. Studi akumulasi dilakukan di bagan
kerang hijau perairan Cilincing Jakarta Utara, dengan memisahkan kerang hijau
yang berukuran sama dan ditempatkan kembali ke bagan. Sampling dilakukan setiap
minggu selama 2 bulan dan diukur juga kelimpahan fitoplankton, pH, suhu dan
salinitas perairan. Depurasi dilakukan di Unit Depurasi Kekerangan KKP
Panimbang Banten, yang dilakukan selama 24 jam. Pencuplikan sampel dilakukan setiap jam pada 4 jam
pertama dan setiap 2 dan 3 jam pada waktu berikutnya. Penentuan konsentrasi
toksin PSP dilakukan dengan menggunakan HPLC detektor fluoresensi. Prosedur
preparasi, ekstraksi dan pengukuran konsentrasi toksin mengikuti Manual AOAC
Official Method 2005.06 untuk toksin PSP dalam kekerangan. Akumulasi toksin PSP
oleh kerang hijau di perairan Cilincing pada bulan Januari–Pebruari 2011
berkisar antara 4,11–11,96 µg STX eq. per 100 g dan tidak mempunyai korelasi
dengan kelimpahan Dinoflagelata di perairan. Hal ini disebabkan uji akumulasi
tidak dilakukan pada saat blooming mikroalga. Uji depurasi selama 24 jam
mengeliminasi toksin PSP sebesar 60%, sehingga bisa diajukan sebagai sistem
pemutus rantai toksin dari mikroalga ke manusia.
Penulis: Haryoto
Kusnoputranto, Setyo S Moersidik, Djarot S Wisnubroto, Murdahayu Makmur
Kode Jurnal: jpperikanandd140108