USULAN PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) BERDASARKAN HASIL METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN PENDEKATAN SAFETY CULTURE

ABSTRAK: PT.  X  adalah  perusahaan  bidang  konstruksi  bangunan.  PT.  X  telah  menggunakan  aturan SMK3  yang  ditentukan  oleh  pemerintah.  Tetapi  pada  kenyataannya  masih  ditemukan kurangnya rasa kepedulian dan pengawasan  dari perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi  risiko  kecelakaan.  Metode  yang  digunakan  adalah  metode  Failure  Mode  and Effect  Analysis  (FMEA).  Hasil  dari  metode  FMEA  menghasilkan  nilai  RPN.  RPN  terbesar digolongkan  sebagai  potensi  bahaya  kritis.  Nilai  RPN  yang  tergolong  potensi  bahaya  kritis adalah  nilai  RPN  320,  288  dan  252.  Setelah  dilakukan  perhitungan  dengan  metode  FMEA dilakukan analisis Safety Culture. Analisis Safety Culture dilakukan untuk mengetahui kondisi atau  budaya  sistem  keselamatan  di  Perusahaan.  Safety  Culture  digunakan  sebagai  faktor untuk menentukan rekomendasi perbaikan kepada perusahaan.
Kata Kunci: SMK3, Metode FMEA, Safety Culture
Penulis: ARIEF RAHMANSYAH, YUNIAR, GITA PERMATA LIANSARI
Kode Jurnal: jptindustridd140257

Artikel Terkait :