Sejarah Wisata Bahari dan Pendidikan Sadar Wisata pada Komunitas Desa (Studi Kasus di Desa Tulamben, Kubu, Karangasem, Bali)

Abstract: Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) faktor-faktor yang menyebabkan pantai Tulamben bisa berkembang sebagai objek wisata bahari di Desa Tulamben, (2) perkembangan destinasi pantai Tulamben sebagai objek wisata bahari dilihat dari kunjungan wisman maupun wisdom periode 2000-2010, dan (3) penyelenggaraan sistem pendidikan sadar wisata guna menjaga kelestarian objek wisata bahari di Desa Tulamben. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu: (1) penentuan lokasi penelitian; (2) teknik penentuan informan; (3) teknik pengumpulan data (observasi, wawancara, dan studi dokumentasi); (4) teknik penjaminan keabsahan data; (5) teknik analisis data; dan (6) teknik penulisan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor yang menyebabkan Pantai Tulamben bisa berkembang sebagai objek wisata bahari di Desa Tulamben adalah 1) daya tarik pemandangan alamnya yang indah, 2) daya jangkau yang mudah, 3) akomodasi yang lengkap seperti hotel, villa dan bungalows, restaurant, toko cendramata, penyewaan alat selam, Torism Information Center, dan parkir, 4) respon masyarakat lokal yang sangat positif. (2) Perkembangan destinasi Pantai Tulamben sebagai objek wisata bahari dilihat dari kunjungan wisman maupun wisdom periode 2000-2010 diawali dengan penemuan awal kemudian direspons oleh masyarakat lokal dan ditindaklanjuti dengan tahap pengembangan baik dari sarana maupun prasarana sehingga terus mengalami perkembangan sampai sekarang. (3) penyelenggaraan sistem pendidikan sadar wisata guna menjaga kelestarian objek wisata bahari di Desa Tulamben melibatkan berbagai pihak diantaranya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangasem, para nelayan dan sekaa truna-truni Desa Tulamben. Penyelenggaraan sistem pendidikan sadar wisata di Desa Tulamben sudah berjalan dengan baik dan masyarakat pun merespon baik terhadap penyelenggaraan pendidikan sadar wisata.
Kata Kunci: wisata bahari, pendidikan sadar wisata, Pantai Tulamben
Penulis: Ni Kadek Ari, Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA ., Dra. Desak Made Oka Purnawati, M.Hum
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd140095

Artikel Terkait :