PENGEMBANGAN MODEL PEMILIHAN MODA ANTARA KENDARAAN PRIBADI DAN BUS TRANS MALANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATED PRERFERNCE (STUDI KASUS PADA KOTA MALANG)
ABSTRACT: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik perpindahan penumpang
kendaraan pribadi ke kendaraan umum, Untuk mengetahui tingkat kepentingan dan
kepuasan penumpang terhadapk kendaraan umum khususnya jika diadakan Bus Trans
di Kota Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengambila kuisoner
karakteristik sosial ekonomi responden, karakteristik perjalanan dan kuisioner
pemilihan moda dengan menggunakan metode Stated Preference. Atribut yang
digunakan dalam stated preference adalah selisih biaya perjalanan, selisih
waktu tempuh dan frekuensi jadwal keberangkatan. Responden yang diperlukan
sebanyak 486 responden pengguna kendaraan pribadi dan pengguna angkutan umum.
Dari hasil penelitian karakteristik sosial ekonomi, dapat diketahui bahwa
mayoritas responden adalah laki-laki, usia 21-35 tahun bekerja sebagai
pelajar/mahasiswa dengan pendidikan terakhir SMA/SM, pengeluaran rata-rata
perbulan untuk transportasi adalah Rp 100.000,00 – Rp 200.000,00dengan
pendapatan perbulan <Rp 1.000.000,00. Melakukan perjalanan dengan keperluan
kantor/dinas/sekolah dengan waktu tempuh perjalanan rata- rata setiap
perjalanan 10- 15 menit.
Berdasarkan pemodelan Stated
preference yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ada berpeluang pindah moda
dari kendaraan pribadi ke Bus Trans Malang di Kota Malang menurut persepsi dari
pengguna kendaraan pribadi apabila memenuhi kondisi sebagai berikut:
1.Bagi Pengguna Sepeda Motor, Apabila harga satu kali perjalanan sepeda
motor senilai Rp 3.500,00, waktu tempuh sepeda motor lebih lama 49,1 menit dari
Bus Trans Malang dan frekuensi keberangkatan Bus Trans Malang setiap 15,34
menit, maka responden pengguna sepeda motor akan berpindah moda menggunakan Bus
Trans Malang.
2.Bagi Pengguna Mobil Pribadi, Apabila harga satu kali perjalanan mobil
pribadi senilai Rp 15.500,00, waktu tempuh mobil pribadi lebih lama 12 menit
dan frekuensi keberangkatan Bus Trans Malang setiap 20 menit, maka responden
pengguna mobil pribadi akan berpindah moda menggunakan Bus Trans Malang.
3.Bagi Pengguna Kendaraan Pribadi Secara Gabungan, Apabila harga satu
kali perjalanan kendaraan pribadi lebih mahal dari Rp 3.200,00, waktu tempuh
kendaraan pribadi lebih lama 2,4 menit dan frekuensi keberangkatan Bus Trans
Malang setiap 18 menit, maka responden pengguna kendaraan pribadi akan
berpindah moda menggunakan Bus Trans Malang.
Penulis: Hafiz Ilham Maulana,
Wahyu Cahyo Budiarto, Harnen Sulistio, Rahayu Kusumaningrum
Kode Jurnal: jptsipildd140174