PENGARUH PENGGUNAAN LUMPUR LAPINDO TERHADAP STRUKTUR MIKRO GENTENG KERAMIK
Abstrak: Genteng keramik
adalah bahan konstruksi
yang sering digunakan
untuk penutup atap bangunan
sipil, karena mempunyai
kemampuan yang baik
yaitu keras, kuat
dan stabil pada temperatur tinggi. Bencana lumpur Lapindo Sidoarjo yang menghasilkan berjuta juta m3 lumpur
memerlukan suatu usaha pemanfaatan luapan lumpur yang tidak hanya melalui
pembuangan- pembuangan saja. Usaha
pemanfaatan luapan lumpur
Lapindo yang cocok
adalah untuk pembuatan
material bahan bangunan khususnya
bahan bangunan jenis
keramik. Hal ini
didasarkan pada hasil
penelitian kandungan lumpur Lapindo
banyak mengandung silika
dan alumina yang
merupakan unsur sementasi antara
butiran tanah. Salah
satu bahan bangunan
jenis keramik yang
berpotensi untuk dibuat dari
bahan campuran lumpur Lapindo adalah genteng keramik.
Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk
mengetahui pengaruh penggunaan
lumpur Lapindo terhadap struktur
mikro genteng keramik. Genteng keramik yang akan diuji adalah genteng keramik yang
memiliki komposisi campuran antara lumpur Lapindo dan tanah liat asli.
Sedangkan genteng keramik normal atau tanah liat asli digunakan sebagai pembanding
untuk struktur mikro yang akan dihasilkan.
Komposisi campuran lumpur
Lapindo yang diuji
terdiri dari 5
komposisi penambahan lumpur dalam
prosentase berat. Komposisi campuran lumpur Lapindo adalah 50%, 55%, 60%, 65% dan
70%. Walaupun penambahan lumpur
Lapindo mempengaruhi struktur
mikro genteng menjadi lebih
baik, tetapi tingkat
kesuksesan produk masih
rendah dan perlu
penelitian lebih lanjut
untuk mengatasinya.
Penulis: Aswin Dwi
Prastiwi
Kode Jurnal: jptsipildd140169