Museum Perjuangan Margarana Sebagai Sumber Belajar IPS Di Kelas IX (Studi Kasus SMP N 1 Marga)

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Latar belakangkeberadaan Museum Perjuangan Margarana yang terletak di Desa Marga Dauh Puri, Marga, Tabanan, Bali; (2) Koleksi yang ada di Museum Perjuangan Margarana yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS Terpadu di Kelas IX dan; (3) Manfaat Museum Perjuangan Margarana sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa di SMPN 1 Marga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu: (1) teknik penentuan informan; (2) teknik pengumpulan data (observasi, wawancara, studi dokumen) dan; (3) Analisis data. Penelitian ini menghasilkan temuan:(1) Latar belakang keberadaan Museum Perjuangan Margarana diawali dengantercetusnya ideuntuk membangun sebuah candi yang kemudian dikenal dengan candi Margarana. Disamping pembangunan candi, dibangun pula beberapa bangunan lain termasuk didalamnya Museum Perjuangan Margarana sehingga membentuk suatu kelompok bangunan secara keseluruhan menjadi sebuah monumen nasional yang bernama Monumen Nasional Pujaan Bangsa Margarana.(2) Koleksi yang ada di Museum Perjuangan Margarana yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS Terpadu berupa; (a) senjata-senjata, (b) alat alat penyamaran, (c) alat medis, (d) alat komunikasi, (e) perlengkapan pemuda pejuang. (3) Manfaat Museum Perjuangan Margarana sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa di SMPN 1 Marga yaitu siswa dapat belajar secara mandiri melalui pengamatan langsung dengan melihat koleksi-koleksi yang berada di dalam Museum Perjuangan Margarana.
Kata Kunci: Museum Perjuangan, Sejarah, Koleksi, Sumber Belajar
Penulis: I Putu Gede Anom, Dra. Desak Made Oka Purnawati,M.Hum ., Dra. Tuty Maryati,M.Pd
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd140113

Artikel Terkait :