MODEL ESTIMASI BANGKITAN PERJALANAN DARI KAWASAN PERUMAHAN PANDAU PERMAI PEKANBARU DENGAN VARIABEL JUMLAH ANGGOTA KELUARGA DAN PENDAPATAN KELUARGA
ABSTRAK: Pada dasarnya
perencanaan transportasi bertujuan
untuk memperkirakan jumlah
dan lokasi kebutuhan transportasi
(untuk angkutan umum
dan kendaraan pribadi),
baik untuk saat
sekarang maupun untuk prediksi
di masa yang
akan datang. Pada
daerah perkotaan dapat
dilihat bahwa sebagian besar
perjalanan yang terjadi
adalah berbasiskan rumah
(home base trips),
dengan memodelkan bangkitan pergerakan dari kawasan perumahan akan dapat
diketahui perkiraan jumlah pergerakan keluarga yang dihasilkan per hari dari
zona sebuah perumahan. Model bangkitan pergerakan keluarga
dibuat dengan menggunakan
analisis regresi linier
dengan variabel ganda. Dalam
regresi linier dengan
variabel ganda, variabel
tak bebas adalah
jumlah pergerakan yang dilakukan dalam
1 hari (y)
akan dijelaskan dengan
variable bebas jumlah
anggota keluarga (x1), pendapatan keluarga (x2). Persamaan
regresi linier variabel ganda dengan 2 buah variabel bebas ini dapat dituliskan
sebagai y = b0 + b1 x1 + b2. x2. Dari analisa data dan pembentukan model yang telah dilakukan
di atas dihasilkan
model regresi linier).
didapatY=
-0,115+0,522X1-3,163E-7X2, dan R2
= 0,523, yang
artinya variabel bebas
yang sangat berbengaruh
terhadap bangkitan perjalanan yang
terjadi pada kawasan
perumahan Pandau Permai
adalah jumlah anggota
keluarga (0,522X1), jumlah pendapatan
keluarga (-3,163X3). Jumlah
anggota keluarga menjadi
variabel bebas yang dominan
yang mempengaruhi bangkitan
pergerakan pada kawasan
perumahan Pandau Permai, sedangkan
variabel bebas pendapatan
juga berpengaruh terhadap
bangkitan yang terjadi tetapi sangat kecil. Hal ini dapat dilihat dari
volume kendaraan pribadi yang
bergerak di ruas jalan Kubang-
Pandau Permai. Bentuk
model terbaik secara
statistik untuk meramalkan
jumlah bangkitan perjalanan di
daerah kawasan studi
didapat dengan menggunakan
persamaan regresi linier berganda. Jika dilihat dari masing-masing kompleks
perumahan yang ada, pada uji R2 yang dilakukan hasilnya ternyata berbeda-beda.
Pada analisis regresi untuk masing-masing perumahan di kawasan
perumahan Pandau Permai, didapatkan model terbaik yang secara umum
masih dapat diterima yaitu perumahan P.Putra
karena nilai R2 pada perumahan
ini hasilnya (R2 = 0,819).
Penulis: Winayati, Fadrizal
Lubis
Kode Jurnal: jptsipildd150003