KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA (IBM): MITRA SDN CIUMBULEUIT 1 DAN 3

Abstrak: Kebutuhan  dasar  manusia  mencakup  pangan,  perumahan,  sandang,  pemeliharaan kesehatan  dan  pendidikan.  Masalah  utama  dan  pertama  ialah  masih  adanya  tingkat pendidikan  dasar  yang  rendah  dan  masih  adanya  30  juta  penduduk  di  Indonesia  yang masih  hidup  dalam  kemiskinan.  Salah  satu  masalah  utama  ialah  kurangnya  pendidikan yang  berkualitas  terutama  masalah  pendidikan  dasar.  Tujuan  komunitas  Ibu  belajar Matematika (IbM) dengan studi kasus mitra SDN Ciumbuleuit 1 dan 3 ialah memberikan pembelajaran  dan  peningkatan  kualitas  pendidikan  matematika  di  sekolah  dasar  guna meningkatkan  mutu  pendidikan  matematika  Indonesia  sehingga  peserta  didik  memiliki kualitas  internasional.  Manfaat  komunitas  IbM  adalah  tercapainya  penguasaan  ilmu matematika  dasar  bagi  para  ibu  yang  mempunyai  putra-putrinya  di  sekolah  dsaar  dan manfaat  lainnya  adalah  mengurangi  kegiatan  ibu-ibu  yang  membuang  waktu  selama menunggu  putra-putrinya  di  sekolah.  Metoda  yang  digunakan  yaitu  melalui  program penyegaran materi pelajaran matematika di sekolah dasar, disertai dengan pendampingan dan dipandu oleh dosen-dosen dan mahasiswa Program Studi Matematika Unpar. Metoda komunitas  IbM  oleh  para  ibu  akan  memberikan  kontribusi  agar  memiliki  bekal  untuk membantu putra-putri mereka ketika belajar matematika di rumah. Hasil melalui kegiatan tersebut  adalah  meningkatkan  penguasaan  kemampuan  matematika  para  siswa.  Dengan meningkatnya  kemampuan  matematika  yang  dimiliki  para  ibu,  diharapkan  pula  tumbuh penghargaan  atau  sikap  hormat  dari  siswa-siswa  tersebut  terhadap  ibu  mereka.  Kegiatan IbM  sudah  diselenggarakam  dengan  cukup  baik  oleh  Program  Studi  Matematika  sejak tahun  2012.  Pada  penyelenggaraan  tahun  2013,  merangkul  5  sekolah  mitra  (SD  Negeri) yang  berlokasi  di  sekitar  Unpar.  Target  penyelenggaraan  tahun  ini  adalah  menuntaskan materi  tutorial  yang  sudah  diberikan  pada  semester  Ganjil  2013,  sesuai  pula  dengan permintaan  peserta.  Target  lainnya  adalah  merevisi  modul  yang  akan  digunakan,  antara lain  berupa  perbaikan  susunan  materi,  penyempurnaan  materi  dalam  penyajian  soal. Selanjutnya  modul  training  manual  dalam  bahasa  Indonesia  yang  sederhana  dilengkapi gambar akan digunakan kegiatan IbM mendatang.
Kata  kunci:  kemiskinan,  pendidikan  dasar,  matematika,  SD  Negeri,  materi pendampingan
Penulis: Iwan Sugiarto, SSi, M.Si
Kode Jurnal: jptindustridd140341

Artikel Terkait :