KAJIAN POTENSI PERPINDAHAN PENUMPANG DARI BUS PATAS KE KERETA API EKSEKUTIF BIMA (RUTE MALANG-SURABAYA) DENGAN METODE STATED PREFERENCE
ABSTRACT: Sehubungan dengan
pengoperasian kereta api eksekutif Bima pada tanggal 6 Februari 2014, yang
bertujuan untuk memberikan alternatif pilihan untuk masyarakat kota Malang yang
ingin bepergian ke kota Surabaya selain menggunakan bus. Dari hasil penelitian
pendahuluan diketahui adanya masalah pada kereta api bima yaitu sedikitnya
penumpang kereta tersebut atau load factor nya kecil pada 5 bulan setelah
beroperasi. Maka kami melakukan penelitian untuk merubah beberapa atribut dari
kereta api bima agar dapat lebih aman, nyaman dan efisien, sehingga dapat
menarik minat masyarakat untuk menggunakannya. Maka dari itu dilakukan
penelitian untuk mengetahui karakteristik umum, karakteristik perjalanan dari
penumpang bus dan juga model pemilihan moda antara bus patas dan kereta api
bima (rute Malang-Surabaya), serta untuk memperoleh seberapa besar potensi
penumpang yang akan berpindah moda dari bus patas ke kereta api bima.
Pengumpulan data dilakukan dengan memberi kuesioner dan wawancara langsung
kepada 100 orang responden, yaitu pengguna moda bus patas sesuai dengan
kuesioner yang berisi pertanyaan tentang karakteristik umum, perjalanan dan
yang disusun dengan teknik Stated Preference. Pada stated preference
menggunakan atribut tunggal seperti biaya perjalanan, waktu tempuh, frekuensi
keberangkatan dan untuk atribut gabungan yaitu biaya dan waktu tempuh
perjalanan, serta biaya dan frekuensi keberangkatan antara bus patas dan kereta
api. Dari hasil penelitian nantinya akan diperoleh karakteristik umum
responden, perjalanan responden, model pemilihan moda dan potensi perpindahan
penumpang.
Penulis: Budi Utomo, Fadhana
Anggara Putra, Achmad Wicaksono, Rahayu Kusumaningrum
Kode Jurnal: jptsipildd150016