Kajian Perencanaan Energi Listrik di Wilayah Kabupaten Sorong Menggunakan Perangkat Lunak LEAP

Abstract: Undang – undang No. 30 Tahun 2009 tentang ketenagalistrikan dalam Bab VI pasal 7 mengamanatkan bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksikan besarnya tingkat konsumsi (permintaan) energi listrik tahun 2013 hingga 2020 per sektor tarif untuk Kabupaten Sorong. Selain itu dihitung pula jumlah pelanggan energi listrik Kabupaten Sorong dan elastisitas. Data – data yang diperlukan antara lain data PLN tentang jumlah pelanggan dan konsumsi energinya di masing – masing sektor periode 2007-2012, data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sorong, serta beberapa data lainnya yang mendukung.
Pengolahan data untuk memprediksi tingkat konsumsi energi listrik menggunakan perangkat lunak LEAP (Long-range Energy Alternatives Planning System). Permintaan dihitung berdasarkan besarnya aktivitas pemakaian energi listrik dan besarnya pemakaian energi listrik per aktivitas (intensitas energi). Tahun 2013 sebagai tahun dasar perhitungan. Hasil yang diperoleh dari prediksi permintaan energi listrik pada tahun 2013-2030 menunjukkan angka yang positif yaitu meningkat dari 2,5 MW menjadi 38,1  MW. Pertumbuhan rata – rata setiap tahunnya adalah 15,9 %.
Dari penelitian ini dihasilkan gambaran dan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Sorong dalam pengambilan kebijakan bidang energi pada khususnya dan perencanaan pembangunan kewilayahan pada umumnya.
Kata kunci: energi listrik, elastisitas energi, intensitas energi, LEAP
Penulis: Eric H. Tampubolon, Hans Tumaliang, Meita S. Rumbayan
Kode Jurnal: jptkomputerdd140042

Artikel Terkait :