HABITUS DAN PENCIRIAN TANAMAN CABE JAMU (Piper retrofractum Vahl.) SPESIFIK MADURA
Abstrak: Setiap
tumbuhan/tanaman memiliki habitus dan karakter tersendiri dalam lingkungan
tumbuh di mana tumbuhan/tanaman tersebut berada. Sehingga perbedaan kondisi lingkungan
tersebut dimungkinkan timbulnya suatu penciria tertentu. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan
untuk mengetahu habitus dan pencirian tanaman cabe jamu madura. Penelitian bersifat diskriptif, yang
mengamati sifat tanaman dalam pertumbuhan dalam lingkungannya dan ciri-ciri
yang terdapat pada tanaman tersebut.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ternyata pertumbuhan (habitus)
cabe jamu spesifik madura memanjat pepohonan, dan merambat dibebatuan/hamparan
tanah. Pencirian lain tanaman ini,
ialah: akar dibedakan akar dalam tanah dan akar rekat (pada permukaan
tanah/batu/pohon. Daun dibedakan, daun
pada sulur cacing/awal pertumbuhan dari
biji, berhelai daun kecil dengan lekukan pangkal daun menjorok ke dalam, sedang
helai daun pada cabang produktif (sulur plagiotrop) lebih lebar dengan lekukan
pangkal daun agak tumpul dan tidak semetri, permukaan daun halus/licin, ujung
runcing, tepi lurus melengkung tidak bergerigi.
Bentuk bunga dalam bulir dan buah bundar lonjong mengecil ke atas, di dalamnya
terdapat sejumlah biji dan terasa pedas (senyawa piperin).
Penulis: Amin Zuchri
Kode Jurnal: jppertaniandd080084