EVALUASI MEDIA DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L)

ABSTRAK: Usaha pembibitan yang dilakukan secara besar-besaran seringkali dijumpai masalah ketersediaan jumlah air  yang dapat disimpan pada media, sehingga secara langsung berhubungan dengan pemberian air setiap fase pertumbuhan bibit di rumah persemaian.  Penelitian  bertujuan untuk mengetahui pengaruh media dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kakao dan mencari media terbaik serta frekuensi penyiraman yang optimum untuk menghasilkan pertumbuhan bibit tanaman kakao yang maksimal.   Penelitian dilakukan pada bulan April  sampai Juli 2004 di Dusun Wonocatur, Desa Wonocatur, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta. Metode percobaan  secara faktorial 4 x 3  yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah media (M) yang terdiri dari 4 taraf, (M1 : latosol, M2 : latosol + pukan sapi (2:1), M3 : sphagnum, dan M4 : sphagnum + pukan sapi (2:1) ) dan faktor kedua adalah frekuensi penyiraman (P), yang terdiri dari 3 taraf, (P1 : 1 hari sekali, P2 : 2 hari sekali dan P3 : 3 hari sekali), sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan diulang 3 kali.  Parameter pengamatan meliputi daya tumbuh, kecepatan tumbuh, jumlah daun tiap tanaman, tinggi tanaman, diameter batang dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa macam media berpengaruh pada tinggi bibit, jumlah daun, diamater batang, dan  panjang akar. Perlakuan media sphagnum + pukan (pupuk kandang) sapi (M4) memberikan pengaruh cenderung lebih baik dibandingkan perlakuan media lainnya. Walaupun media jenis tanah Latosol + Pukan sapi (M2) juga memberikan pengaruh cenderung lebih baik dibandingkan lainya pada parameter panjang akar. Perlakuan penyiraman 3 hari sekali (P3) menunjukkan bahwa berpengaruh  lebih baik terhadap panjang akar bibit, akan tetapi  tidak terjadi interakasi.   
Kata kunci: Kakao, Sphagnum, Media, Penyiraman
Penulis: Reki Hendrata dan  Sutardi 
Kode Jurnal: jppertaniandd100128

Artikel Terkait :