Evaluasi Beban Mental Masinis Kereta Api Berdasarkan Subjective Workload Assesment Technique (SWAT) dan Aktivitas Amilase dalam Air Liur

ABSTRAK: Komite  Nasional  Keselamatan  Transportasi  (KNKT)  mencatat  kecelakaan  kereta api  sebanyak  delapan  kali  semenjak  Januari  sampai  Mei  2013.  Izazaya  (2011) dengan  pengukuran  secara  objektif  dan  penelitian  Astuti  (2012)  dengan pengukuran secara subjektif menyatakan bahwa salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kereta api adalah stres yang dialami masinis dan beban kerja mental yang tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan secara objektif dan subjektif untuk  mengetahui  kelelahan  dan  stres  yang  dialami  masinis,  dengan menggunakan  SWAT  sebagai  Pengukuran  subjektif  dan  pengukuran  aktivitas amilase  dalam  air  liur  sebagai  pengukuran  objektif.  Berdasarkan  hasil pengukuran SWAT, terdapat beberapa aktivitas pekerjaan masinis dengan beban kerja  mental  yang  tinggi,  berdasarkan  hasil  pengukuran  aktivitas  amilase beberapa masinis mengalami stres yang tinggi pada saat bekerja.
Kata kunci: Kelelahan, Stres, SWAT, Aktivitas amylase
Penulis: ASRAR FUAD RASFA, CAECILIA SRI WAHYUNING, ARIE DESRIANTY
Kode Jurnal: jptindustridd130386

Artikel Terkait :