ANALISIS AKTIVITAS PERAWATAN MESIN HDS DI STASIUN GILINGAN MENGGUNAKAN MAINTENANCE VALUE STREAM MAP (MVSM) (STUDI KASUS PG. KEBON AGUNG MALANG)
Abstrak: Mesin Heavy Duty
Hammer Shredder (HDS) merupakan salah satu mesin di Stasiun Gilingan PG. Kebon
Agung Malang dengan kontribusi downtime 36% selama periode giling 1 Juni hingga
31 Agustus 2014. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan aktivitas perawatan
pada mesin HDS, menganalisis aktivitas value added dan non value added pada
proses perawatan yang dilakukan, membuat perbaikan proses perawatan dengan
future state map, dan menentukan usulan prosedur perawatan untuk meningkatkan
efisiensi perawatan.Penelitian ini menggunakan metode Maintenance Value Stream
Map (MVSM), diagram sebab akibat dan prinsip 5S. Hal pertama yang dilakukan
adalah melakukan pengamatan terhadap aktivitas perawatan komponen penyusun
mesin HDS yakni Hammer Tip dan Hammer HDS. Selanjutnya dilakukan penggambaran
aktivitas perawatan komponen mesin tersebut dalam bentuk current state map
identifikasi penyebab perawatan kurang efektif dilakukan dengan diagram sebab
akibat. Selanjutnya dilakukan penggambaran future state map tanpa ada delay
pada future state map tersebut. Aktivitas value added adalah aktivitas untuk
memperbaiki komponen mesin yang mengalami kerusakan, Mean Time To Repair
(MTTR). Sedangkan aktivitas non value added adalah aktivitas yang diperlukan
untuk memulai aktivitas perawatan setelah diketahui adanya kerusakan atau
aktivitas untuk melakukan pengorganisasian sumberdaya, Mean Time To Organize
(MTTO) dan pemeriksaan apakah mesin telah berfungsi sebagaimana mestinya, Mean
Time To Yield (MTTY). Penyebab kurang efektifnya sistem perawatan terdiri dari
beberapa faktor seperti manusia, mesin, material, metode dan lingkungan.
Efisiensi perawatan mengalami peningkatan berkisar antara 5% hingga 12%. Peningkatan
ini terjadi ketika delay yang ada dalam proses perawatan dapat dihilangkan
dengan menerapkan rekomendasi perbaikan yang diberikan berupa penerapan 5S dan
SOP perbaikan mesin HDS.
Penulis: Ahmad Taufiq Nashrul
Huda, Oyong Novareza, Debrina Puspita Andriani
Kode Jurnal: jptindustridd150048