ANALISA BEBAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN WORK SAMPLING DAN NASA-TLX UNTUK MENENTUKAN JUMLAH OPERATOR (STUDI KASUS: PT XYZ)
Abstrak: PT. XYZ merupakan
pabrik yang bergerak di bidang sandang. Dalam penelitian ini, metode yang
digunakan adalah pengukuran beban secara fisik dan pengukuran beban secara mental.
Pada PT XYZ para pelaksana mesin sering sekali mengeluh tentang kelelahan
karena harus mengoperasikan mesin yang banyak dalam sekali kerja. Untuk
mengurangi kelelahan tersebut maka dibuatlah rencana penambahan jumlah karyawan
tetap untuk mengurangi beban kerja setiap pelaksana mesin.. Pengukuran beban
kerja menggunakan metode Workload Analysis (WLA) dan NASA-TLX. Dari hasil kedua
metode tersebut akan dianalisa kemudian akan menghasilkan pertimbangan untuk
menentukan jumlah karyawan. Penelitian ini menghasilkan jumlah penambahan untuk
pelaksana mesin Ring-Spinning. Menurut perhitungan dengan Workload Analysis,
persentase beban kerja 5 pelaksana mesin adalah 112,8%. Setelah penambahan
pelaksana mesin di mesin Ring sebanyak 1 orang persentase beban kerjanya
menjadi 94,56%. Hasil perhitungan NASA-TLX menunjukkan bahwa beban mental 5
operator adalah 71,4. Setelah penambahan pelaksana mesin di mesin Ring sebanyak
1 orang skor NASA-TLX menjadi 59,49.
Penulis: Rahadian Ramadhan,
Ishardita Pambudi Tama, Remba Yanuar Efranto
Kode Jurnal: jptindustridd140158