Uji Sitotoksisitas Ekstrak Metanol Daun Sisik Naga (Drymoglossum piloselloides Presl.) terhadap Sel Leukemia P388
Abstract: Penelitian mengenai
uji sitotoksisitas ekstrak metanol daun sisik naga (Drymoglossum piloselloides
Presl.) terhadap sel leukemia P388 telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui sitotoksisitas ekstrak metanol daun sisik naga terhadap sel leukemia
P388 berdasarkan penghambatan pertumbuhan sel 50% (IC50). Metoda yang dilakukan
menggunakan uji MTT (Microculture Tetrazolium Technique) pada sel kanker
leukemia P388. Sel dikultur menggunakan media RPMI (Roswell Park Memorial
Institute). Pertumbuhan sel diukur melalui absorbansi formazan pada panjang
gelombang 540 nm pada berbagai konsentrasi dari 0,1 µg/mL sampai 100 µg/mL
ekstrak sampel. IC50 ditentukan dengan persamaan logaritma antara nilai
absorbansi dengan konsentrasi ekstrak. Pengolahan data digunakan program
Originlab 9.0 32-bit (Originlab Corporation
USA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun sisik naga
memiliki efek sitotoksik terhadap sel leukemia P388 yang ditunjukkan dengan
penghambatan pertumbuhan sel leukemia sebanyak 50% adalah 19,32 µg/mL.
Penulis: Anwar Sahid, Dingse
Pandiangan, Parluhutan Siahaan, Marhaenus J. Rumondor
Kode Jurnal: jpfisikadd130279