UJI EFEKTIVITAS GELATIN DARI CAKAR AYAM SEBAGAI PENGAWET ALAMI DAGING DAN IKAN

ABSTRAK: Gelatin  dari  cakar  ayam  telah  berhasil  diisolasi  menggunakan  metode  hidrolisis asam  dengan  empat  tahapan  utama  yaitu  pelunturan  lemak,  demineralisasi,  ekstraksi  dan pengeringan.  Rendemen  hasil  isolasi  diperoleh  sebesar  6,21  %  b/b  dari  berat  basah  cakar ayam.  Uji  efektivitas  gelatin  sebagai  bahan  pengawet  dilakukan  secara  fisika,  kimia  dan mikrobiologi  yang  diaplikasikan  pada  daging  dan  ikan  meliputi  analisis  organoleptik, analisa  bilangan  peroksida,  uji  daya  hambat  dan  perhitungan  jumlah  bakteri.  Analisis organoleptik  menggunakan  uji  hedonik  memperlihatkan  adanya  perbedaan  signifikan untuk  parameter  warna  dan  tekstur  antara  sampel  yang  dilapiskan  gelatin  dan  sampel kontrol  pada  konsentrasi  1:1  (b/b).  Pengujian  bilangan  peroksida  dengan  iodometri menunjukkan  penggunaan  gelatin  pada  daging  dan  ikan  dapat  menurunkan  bilangan peroksida.  Hasil  uji  daya  hambat  terhadap  bakteri  Staphylococcus  aureus  menunjukkan gelatin  dengan  konsentrasi  15  %  memberikan  zona  hambat (zona  halo)  paling  besar  yaitu 19,44  ±  2,11  mm.  Perhitungan  jumlah  bakteri  memperlihatkan  gelatin  dapat  menekan pertumbuhan  bakteri  sampai  75  %.  Secara  keseluruhan,  hasil-hasil  analisa  tersebut menyimpulkan  bahwa  gelatin  dari  cakar  ayam  berpotensi  untuk  digunakan  sebagai pengawet alami daging dan ikan karena memiliki aktivitas antibakteri yang terbukti secara fisika, kimia dan mikrobiologi. 
Kata Kunci: cakar ayam, daging, gelatin, ikan, pengawet alami
Penulis: Ganjar Fadillah, Pramudita Putri Kusuma, Teguh Endah Saraswati
Kode Jurnal: jpkimiadd140335

Artikel Terkait :