STUDI SOLIDIFIKASI POLIETERSULFON DALAM PELARUT N-METIL-2-PIRROLIDON DENGAN ADITIV POLYVINYL PYRROLIDONE DAN 2-(METHACRYLOYLOXY) ETHYL PHOSPHORYL CHLOLINE

Abstrak: Pada  proses  pembuatan  membran  melalui  metode  inverse  fasa,  morfologi  membran  yang  dihasilkan ditentukan  oleh  besarnya  konsentrasi  polimer,  pelarut  dan  non-pelarut.  Pengetahuan  dasar  tentang komposisi  yang  sesuai  dari  masing-masing  komponen  tersebut  diperlukan  melalui  penelitian  penentuan titik  embun  larutan.  Pada  penelitian  ini,  studi  terhadap  penentuan  titik  embun  telah  dilakukan  untuk mengetahui proses solidifikasi larutan polimer polyethersulfone (PES), polyinyl pyrrolidone PVP), dan 2-(methacryloyloxy)ethyl  phosphoryl  chloline  (MPC)  didalam  pelarut  N-methyl-2-pirrolidon  (NMP). Polimer  yang  bersifat  hidrofilik  PVP  dan  MPC  digunakan  sebagai  membrane    modifying  agent  (MMA) dalam rangka  modifiaksi sifat permukaan  membran.  Dapat  disimpulkan,  penambahan  PVP dan MPC ke dalam  larutan  polimer  dapat  mengurangi  jumlah  non-pelarut  yang  diperlukan  untuk  tercapainya  kondisi cloud point dari larutan.
Kata kunci: Membran hidrofilik, titik embun, polimer aditiv, membran modfying agent
Penulis: Nasrul Arahman, Sri Aprilia, Teuku Maimun
Kode Jurnal: jpkimiadd140363

Artikel Terkait :