SINTESIS, PEMURNIAN DAN KARAKTERISASI METIL ESTER SULFONAT (MES) SEBAGAI BAHAN INTI DETERJEN DARI MINYAK BIJI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L)
ABSTRAK: Metil ester sulfonat
(MES) adalah salah satu jenis surfaktan yang dapat disintesis dari bahan baku
minyak biji nyamplung (Calophyllum inophyllum L) yang potensial sebagai
pengganti surfaktan dari minyak bumi. Proses sulfonasi dalam pembentukan MES
diduga menghasilkan produk samping berupa di-salt yang dapat mengganggu kinerja
MES dan memiliki daya deterjensi 50% lebih rendah dari MES. Oleh karena itu,
perlu dilakukan proses pemurnian untuk mereduksi kandungan di-salt dalam produk
MES sehingga dapat memperbaiki kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
perbedaan karakteristik MES tanpa pemurnian dan MES hasil pemurnian serta
mengetahui kondisi pemurnian MES yang menghasilkan karakteristik terbaik.
Proses pemurnian dilakukan dengan menambahkan metanol pada konsentrasi 10, 20,
30, 40% dan waktu reaksi 30, 60, 90,120
menit. Pengaruh konsentrasi metanol (K) dan waktu reaksi (t) dikaji dalam
rancangan acak lengkap dengan dua faktor yaitu konsentrasi dan waktu reaksi
yang dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test DMRT.
Karakterisasi dilakukan terhadap MES tanpa pemurnian dan MES hasil pemurnian
meliputi nilai pH, stabilitas emulsi, stabilitas busa, dan daya deterjensi. MES
tanpa pemurnian setelah netralisasi memiliki nilai pH 7,819, stabilitas emulsi
33,33%, stabilitas busa 19,765% dan daya deterjensi 68,80%. MES hasil pemurnian
setelah netralisasi memiliki pH 7,795, stabilitasemulsi 90,455%, stabilitasbusa
15,00%, dan daya deterjensi 85,15%.
Penulis: M. Chasani, V.H.
Nursalim , S. Widyaningsih , I.N. Budiasih , dan W.A. Kurniawan
Kode Jurnal: jpkimiadd140007