Rekayasa Biopolimer Jerami Padi dengan Teknik Kopolimerisasi Cangkok dan Taut Silang
Abstract: Kopolimerisasi
cangkok dan taut silang akrilamida (AAm) terhadap jerami padi dilakukan
dalamsuasana hampa udara menggunakan aliran gas N2 dengan amonium persulfat
(APS) sebagai inisiatordan N,N’-metilena-bis-akrilamida (MBAAm). Pencirian
dilakukan dengan teknik mikroskopipemayaran elektron (SEM) untuk melihat
morfologi permukaan, teknik spektroskopi FTIR untukmelihat gugus fungsi, dan
teknik DTA untuk menganalisis ketahanan produk terhadap suhu. Kajiandilakukan
terhadap swelling capacity produk hasil rekayasa. Spektra FTIR dan mikrograf menunjukkan
bahwa kopolimerisasi cangkok dan taut silang telah terjadi pada biopolimer
selulosajerami padi. Produk hasil rekayasa memiliki ketahanan termal yang lebih
baik dan indeks kristalinitasyang lebih tinggi dari isolat selulosanya. Nisbah
dan efisiensi pencangkokan berturut-turut adalah66,14-78.15% dan 13,23-16.63%.
Swelling capacity sebelum proses hidrolisis berkisar antara 8,16-12,20 g g-1.
Proses hidrolisis terhadap produk hasil rekayasa mampu meningkatkan swelling
capacityhingga 12,5 kali kapasitas awal.
Penulis: Henny Purwaningsih,
Tun Tedja Irawadi, Zainal Alim Mas’ud, Anas Miftah Fauzi
Kode Jurnal: jpkimiadd120171