POTENSI LIMBAH SAGU (Metroxylon sp.) DI KECAMATAN TEBING TINGGI BARAT KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI SEBAGAI SUBSTRAT PENGHASIL BIOGAS

ABSTRAK: Biogas  merupakan  salah  satu  sumber  energi  alternatif  yang  dapat  digunakan  dalam pemenuhan kebutuhan bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan volume biogas, menghitung total populasi bakteri, suhu, dan pH. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental  dengan  bahan  baku  limbah  sagu  dari  Pabrik  Sagu  Sungai  Nambus  asal Kec.  Tebing  Tinggi  Barat  Kab.  Kepulauan  Meranti  dan  rumen  sapi  segar  dari  Rumah Potong Hewan Kota Pekanbaru. Volume biogas dihitung dengan cara mengukur volume air  yang  terdesak  setiap  3  hari  sekali  selama  30  hari  pengamatan,  dimana  volume  air yang terdesak sebanding dengan volume biogas yang dihasilkan. Total populasi bakteri dihitung  dengan  metode  plate  count  menggunakan  medium  Nutrien  Agar  (NA).  Suhu dan  pH  diukur  setiap  3  hari  sekali  dengan  menggunakan  pH  meter.  Hasil  penelitian diperoleh volume biogas terbanyak pada fermentor III sebanyak 45.760 ml dan volume biogas terendah diperoleh pada fermentor  II sebanyak 1.600 ml. Total populasi bakteri yang  terlibat  dalam  proses  produksi  biogas  ini  berkisar  antara  1,87x105–2,87x108 CFU/ml  sampel.  pH  yang  telah  diukur  pada  setiap  fermentor  rata-rata  berkisar  antara 3,45  –  7,62  dan  suhu  yang  telah  diukur  pada  setiap  fermentor  rata-rata  berkisar  antara 28,10C – 31,60C.
Kata Kunci: Biogas, Limbah Sagu, Rumen Sapi, Bakteri
Penulis: Khaidir Anuar, Delita Zul, Fitmawati
Kode Jurnal: jpbiologidd140415

Artikel Terkait :