Potensi Agensia Anti Fertilitas Biji Tanaman Jarak (Jatropha curcas) dalam Mempengaruhi Profil Uterus Mencit (Mus musculus) Swiss Webster
ABSTRAK: Rodensia memiliki
laju reproduksi yang
sangat tinggi dan
berpotensi sebagai hewan hama. Laju reproduksi yang tinggi perlu
diseimbangkan dengan cara menekan laju reproduksi tersebut melalui pengendalian fertilitas
(fertility control). Tanaman
Jatropha curcas merupakan
tanaman yang mengandung jatrophone yang berpotensi sebagai
agensia antifertilitas dan
dapat menghambat laju
reproduksi rodensia. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis
potensi agensia antifertilitas yang
terkandung dalam biji
jarak terhadap profil uterus pada hewan uji mencit. Penelitian dengan
menggunakan hewan uji mencit dewasa seksual yang dibagi menjadi 2 kelompok yang
masing-masing dengan 9 ulangan. Kelompok I diberi perlakuan akuades (kontrol)
dan kelompok II diberi perlakuan larutan serbuk biji jarak secara peroral
dengan dosis 0,2 g/ekor/hari dengan
lama perlakuan 14
hari. Pembuatan preparat
uterus dengan metode
paraffin dan pewarnaan
HE (Hematoxilin Eosin). Data
yang diperoleh diuji
dengan menggunakan Paired
Sample T Test
dengan taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa agensia antifertilitas pada biji jarak belum
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan profil uterus, baik
berat uterus maupun tebal endometrium.
Penulis: Sinthia Puspitadewi,
Sunarno
Kode Jurnal: jpmatematikadd070007