Perbandingan Metode Kuadrat Terkecil dengan Metode Regresi Komponen Utama Pada Kasus Multikolinearitas

Abstrak: Dalam analisis regresi berganda sering terjadi masalah mul­tikolinearitas antara peubah-peubah bebas. Masalah multikolinearitas penting diperhatikan dan perlu diatasi karena akan berdampak terhadap pendugaan dan pengujian koefisien regresi. Pada akhirnya hal ini akan menyebabkan kesalahan dalam pegambilan kesimpulan terhadap pengamatan regresi. Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam mengatasi multikolinearitas adalah metode Regresi Komponen Utama. Untuk melihat kebaikan metode tersebut akan dibandingkan dengan Metode Kuadrat Terkecil. Kriteria yang digunakan untuk membandingkan kedua metode tersebut adalah rataan R2, nilai standar deviasi dugaan parameter, dan nilai bias dugaan parameter. Metode yang lebih baik apabila memiliki rataan R2 yang tinggi, nilai standar deviasi penduga yang minimum dan nilai bias penduga yang minimum. Pada penelitian ini akan dilihat pengaruh ukuran contoh n dan penambahan komponen pada metode RKU terhadap hasil perbandingan kedua metode. Hasil penelitian menunjukkan untuk pengaruh ukuran contoh dan penambahan komponen, metode RKU merupakan metode yang lebih baik di­gunakan dalam penanganan multikolinearitas dengan melihat kriteria, kriteria untuk melihat kebaikan metode.
Kata Kunci: Multikolinearitas, Metode Kuadrat Terkecil, dan Metode RKU
Penulis: Wiwik Aries Tanti
Kode Jurnal: jpmatematikadd120182

Artikel Terkait :