PENJERAPAN GAS CO HASIL PEMBAKARAN SAMPAH MENGGUNAKAN SORBENT TERMODIFIKASI DALAM REAKTOR FIXED BED
Abstract: Gas hasil pembakaran
sampah terdiri dari gas-gas yang berbahaya seperti CO, SO2 dan lain sebagainya.
Teknologi penghilangan gas-gas tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan
proses kering maupun proses basah. Penghilangan dengan proses kering lebih
ekonomis karena sederhana, mudah pemeliharaan dan tidak menghasilkan limbah
cair. Namun demikian, kelemahan proses kering adalah konversi absorpsi rendah
dan efisiensi penyisihan gas relatif
kecil. Salah satu cara mengatasi masalah tersebut di atas adalah dengan
menggunakan sorbent yang mempunyai reaktifitas yang tinggi. Sorbent yang umum
digunakan dan murah adalah Ca(OH)2. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan
reaktifitas sorbent Ca(OH)2 dengan menggunakan tanah diatomeae sebagai sumber
silika dan kompos sebagai sumber biosorbent. Tanah diatomea umumnya mengandung
CaO, SiO2 dan Al2O3. Reaksi antara SiO2 dengan Ca(OH)2 membentuk kalsium
silicate hidrat (CaO.SiO2.2H2O) yang mempunyai porositas dan reaktifitas yang
tinggi. Kompos mengandung bakteri sebagai biosorbent yang dapat mengubah gas CO
menjadi CO2 dan CH4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktifitas sorbent
Ca(OH)2 meningkat dengan penambahan DE dan kompos. Hasil penelitian juga
menunjukkan bahwa penjerapan gas CO meningkat dengan meningkatnya tinggi unggun
sorbent dan temperatur. Penjerapan gas CO tertinggi diperoleh pada penggunaan
modifikasi sorbent Ca(OH)2/DE/kompos (3:1:1), temperatur 150oC dan tinggi
unggun sorbent 6 cm dari variabel yang dilakukan.
Penulis: Mariana, Farid
Muluna, Purwana Satriyo
Kode Jurnal: jpkimiadd130354