Peningkatan Kemurnian Radiokimia Iodium-125 Produksi PRR dengan Natrium Metabisulfit dan Reduktor Jones
Abstract: Radioisotop
125iodium cukup dikenal luas manfaatnya, diantaranya adalah sebagai perunut
(tracer) kit RIA/IRMA untuk deteksi in-vitro berbagai penyakit, sebagai sumber
radiasi dalam brachytherapy penyakit kanker, sebagai perunut binding assay
dalam berbagai penelitian bioteknologi. Beberapa tahun lalu untuk memenuhi
kebutuhan dalam negeri 125I masih diimpor. BATAN, telah memiliki fasilitas
produksi radioisotop 125I, tetapi sampai dua tahun terakhir selain efisiensi
produksi belum optimal, kualitas produk belum memenuhi persyaratan untuk banyak
keperluan di atas. 125I yang digunakan pada bidang kesehatan dalam bentuk larutan Na125-I harus memiliki
kemurnian radiokimia tinggi (>95 %) agar mendapatkan hasil penandaan yang
baik. Dengan demikian perlu dilakukan peningkatan kemurnian radiokimia 125I-
dengan mengurangi pengotor radiokimia yang berasal pengotor ion iodat dan ion
periodat. Pada penelitian ini digunakan Na2S2O5 dan reduktor Jones untuk
mereduksi ion iodat dan ion periodat menjadi ion iodida. (Na125-I) produksi
PRR-BATAN sampai batas yang diharapkan. Pada percobaan ini diperoleh kemurnian
radiokimia 125I- 91,49 % dengan penambahan Na2S2O5 0,1 N volume 6 uL, dan
95,16% dengan volume 8 uL. Penggunaan Na2S2O5 dengan konsentrasi 0,3 N volume 2
uL diperoleh kemurnian radiokimia 99 % sedangkan volume 4 uL, 6 uL, dan 8 uL
menghasilkan kemurnian radiokimia 100 %. Sedangkan penggunaan reduktor Jones
menghasilkan kemurnian radiokimia 125I- yaitu 99,83 %.
Penulis: Maiyesni, Mujinah, Witarti,
Dede K Dede K, Triani W Triani W, Trianto
Kode Jurnal: jpkimiadd130305