PENGARUH WAKTU FERMENTASI TERHADAP PERSENTASE PENYISIHAN PADATAN TERSUSPENSI TOTAL (TSS) CAMPURAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAPIOKA DENGAN AIR

Abstrak: Limbah  cair  industri  tapioka  merupakan  limbah  hasil  proses  pencucian  bahan  baku,  penyaringan bubur  singkong  (ekstraksi)  dan  endapan  pati  yang  masih  mengandung  senyawa  organik  penting terutama  pati  dan  senyawa  lain  sehingga  dapat  dijadikan  sebagai  bahan  baku  pembuatan  gas  bio. Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  pengaruh  waktu  fermentasi  terhadap persetase  penyisihan padatan  tersuspensi  total  (TSS)  dengan  menggunakan  digester  anaerobik  sistem  batch.  Penelitian dilakukan dengan mencampurkan limbah cair industri tapioka dengan air dengan perbandingan 100:0; 85:15; 65:35; 50:50; 35:65; dan 15:85 (v/v ) dengan starter kotoran sapi di dalam digester anaerobik sistem  batch  dengan  pH  campuran  diatur  netral.  Parameter  uji  yang  dilakukan  adalah  kandungan padatan  tersuspensi  total.  Persentase  penyisihan  padatan  tersuspensi  total  optimal  tercapai  pada perbandingan  volume  limbah  cair  dengan  air  sebesar  100:0  (v/v)  dengan  nilai  optimal  sebesar 89,851% pada hari ke-21.
Kata kunci: limbah cair industri tapioka, anaerob digester, TSS
Penulis: Wan Rizki Ansari, Umayi Belladiana, Setiaty Pandia  
Kode Jurnal: jpkimiadd140345

Artikel Terkait :