PENGARUH pH DAN JUMLAH NATA DE COCO TRIMETILAMIN SULFUR TRIOKSIDA TERHADAP EKSTRAKSI FASA PADAT TEMBAGA(I)TIOSULFAT
Abstract: Nata de coco
merupakan bakteria sellulosa yang dapat dimodifikasi menggunakan trimetilamin
sulfur trioksida (TMAS) untuk ekstraksi fasa padat tembaga(I)tiosulfat.
Tembaga(I)tiosulfat ((Cu(S2O3)2)3) dapat diekstraksi melalui mekanisme penukar
ion dengan ion trimetilammonium ((CH3)3NH+) dari TMAS sehingga diperlukan
pengaturan pH agar fasa padat dan analit dapat terionisasi. Berdasarkan
persamaan stokiometri untuk mengekstraksi satu mol (Cu(S2O3)2)3- diperlukan
tiga mol (CH3)3NH+ sehingga jumlah fasa padat perlu ditingkatkan. Tujuan dari
penelitian ini adalah mempelajari pengaruh pH dan jumlah nata de coco-TMAS
terhadap efisiensi ekstraksi tembaga(I)tiosulfat. Pengaruh pH dipelajari pada kisaran
pH 4 hingga pH 9 sedangkan pengaruh jumlah nata de coco-TMAS dipelajari dari 1
hingga 6 lembar. Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode batch dengan
cara perendaman selama 24 jam menggunakan larutan tembaga(I)tiosulfat 15 ppm
sebanyak 25 mL. Nata de coco-TMAS yang digunakan memiliki ketebalan rata-rata 1 cm, diameter rata-rata 3 cm,
volume rata-rata 7 mL, luas permukaan rata-rata 23 cm2. Berdasarkan hasil
penelitian diketahui efisiensi ekstraksi optimum sebesar 80,67% pada pH 6
dengan jumlah fasa padat sebanyak 5 lembar.
Penulis: Latifah Tribuana
Dewi, Ani Mulyasuryani, Akhmad Sabarudin
Kode Jurnal: jpkimiadd140036