PENGARUH KONSENTRASI Ca2+ DAN (PO4)3- PADA PEMBENTUKAN HIDROKSIAPATIT DI DALAM MATRIKS SELULOSA BAKTERIAL

ABSTRAK: Pembentukan  hidroksiapatit  Ca10(PO4)6(OH)2  dalam  matriks  selulosa  bakterial  dilakukan  dengan cara merendam selulosa bakterial dalam larutan CaCl2  selama 18 jam,  dilanjutkan dengan merendam dalam larutan  KH2PO4    selama  18  jam  pada  pH  9.  Perendaman  tersebut  dilakukan  dengan  berbagai  variasi konsentrasi Ca2+dan PO42-.  Kadar kalsium yang terdeposit dalam selulosa bakterial dianalisis dengan AAS. Kadar  fosfat  dianalisis  dengan  Stannous  Chloride  methode  dan  untuk  mengetahui  apakah  kalsium  fosfat yang terdeposit membentuk struktur hidroksiapatit, dilakukan analisis dengan difraksi sinar X. Difraktogram sinar X menunjukkan telah terbentuk struktur hidroksiapatit dalam matriks selulosa bakterial dan r asio ideal C/P hidroksiapatit sebesar 1,676 terjadi pada perbandingan Ca2+: PO43-= 125 : 25.
Kata kunci: hidroksiapatit, selulosa bakterial
Penulis: Tri Windarti dan Yayuk Astuti
Kode Jurnal: jpkimiadd060037

Artikel Terkait :