PENGARUH JENIS SAMPAH, KOMPOSISI MASUKAN DAN WAKTU TINGGAL TERHADAP KOMPOSISI BIOGAS DARI SAMPAH ORGANIK
Abstract: Sampah organik dari
hasil kegiatan pasar merupakan salah satu dari alternatif bahan baku untuk
pembuatan pupuk organik (kompos) dan biogas. Beberapa manfaat dari biogas
diantaranya adalah mengurangi volume sampah yang tidak termanfaatkan,
mengurangi pencemaran lingkungan dan bahan bakar alternatif. Jumlah dan
kualitas biogas yang dihasilkan berbeda-beda tergantung dengan jenis dan jumlah
bahan baku yang digunakan, komposisi masukan dan waktu fermentasi. Variabel
yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah jenis sampah organik sisa
kegiatan pasar yaitu sampah sayuran dan usus ayam, perbandingan kadar sampah
organik dengan kotoran sapi yang telah diencerkan (30 : 70, 50 : 50, 70 : 30)
dan waktu fermentasi yaitu 5 hari, 9 hari, 12 hari, 15 hari, 18 hari, dan 21
hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah organik usus sapi menghasilkan
biogas dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan sampah sayuran.
Biogas yang dihasilkan mengandung gas metana (CH4) dengan komposisi terbesar
pada perbandingan komposisi masukan usus ayam dan kotoran sapi 70 : 30 sebesar
54,03 (% volume biogas) dengan waktu fermentasi selama 21 hari.
Penulis: Destilia Anggraini,
Mutiara Bunga Pertiwi, David Bahrin
Kode Jurnal: jpkimiadd120125