PENGARUH H2O2, KONSENTRASI NaOH DAN WAKTU TERHADAP DERAJAT PUTIH PULP DARI MAHKOTA NANAS
Abstract: Pencarian bahan baku
alternatif sangat dibutuhkan untuk mengurangi ketergantungan pada pulp kayu.
Mahkota nanas mengandung selulosa yang cukup tinggi, sehingga dapat dijadikan
bahan baku alternatif pembuatan bubur kertas. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh H2O2, konsentrasi NaOH dan waktu terhadap derajat putih
pulp dari mahkota nanas. Proses pembuatan pulp yang digunakan dalam penelitian
ini adalah proses soda yaitu melepaskan serat daun nanas kering dengan larutan
natrium hidroksida. Untuk menambah nilai komersial dari pulp mahkota nanas,
maka perlu dilakukan pemutihan. Salah satu bahan pemutih yang dapat digunakan
adalah hydrogen peroksida, karena zat pemutih yang ramah lingkungan. Penelitian
ini mengamati pengaruh waktu pemasakan, konsentrasi pelarut dan zat pemutih
terhadap % yield dan % ISO brightness dari kertas yang dihasilkan. Jangkauan
variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah waktu pemasakan 60 ,90 dan
120 menit dengan konsentrasi NaOH 10, 20 dan 30 %; serta konsentrasi H2O2(zat
pemutih) 10%. Hasil kualitas kertas dianalisa untuk mendapatkan % ISO
Brightness dan % yield. Diperoleh hasil pulp terbaik pada waktu pemasakan 1
jam, dengan konsentrasi NaOH 10%, dengan penambahan H2O2.
Penulis: Glory Riama, Austrin
Veranika, Prasetyowati
Kode Jurnal: jpkimiadd120142