PENGARUH EKSTRAK KEDELAI (Glycine max, L.) TERHADAP TEBAL LAPISAN DAN JUMLAH KELENJAR ENDOMETRIUM PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN WISTAR
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kedelai (Glycine max, L.)
terhadap tebal lapisan dan jumlah kelenjar endometrium pada tikus putih (Rattus
norvegicus).
Jenis penelitian ini adalah eksperimen satu faktor menggunakan pola acak
lengkap. Obyek yang digunakan dalam penelitian adalah tikus putih betina usia
8-10 minggu dengan berat 150-200 gram belum pernah bunting. Tikus dibagi
menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol (tanpa ekstrak kedelai), perlakuan I (7,5
mg/200 gr BB/hari), perlakuan II (10 mg/200 gr BB/hari), perlakuan III (12,5
mg/200 gr BB/hari), perlakuan IV (15 mg/200 gr BB/hari). Data yang diamati
adalah tebal lapisan endometrium dan jumlah kelenjar endometrium. Analisis
deskriptif digunakan untuk memperjelas data hasil penelitian, kemudian uji One
Way Annova digunakan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak kedelai
terhadap tebal lapisan endometrium, Uji Kruskal Wallis digunakan untuk
menganalisis pengaruh pemberian ekstrak kedelai terhadap jumlah kelenjar endometrium.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kedelai tidak
memiliki pengaruh nyata (p > 0,05) terhadap tebal lapisan endometrium dan
jumlah kelenjar endometrium. Namun pemberian ekstrak kedelai mengakibatkan
kecenderungan meningkatkan tebal lapisan endometrium dan jumlah kelenjar
endometrium pada dosis 7,5 mg/200 gr BB/hari dan menurunkan tebal lapisan
endometrium dan jumlah kelenjar endometrium pada dosis lebih tinggi.
Penulis: RINA VITDIAWATI
Kode Jurnal: jpbiologidd140402