PENENTUAN LIGNIN DAN KADAR GLUKOSA DALAM HIDROLISIS ORGANOSOLV DAN HIDROLISIS ASAM

Abstract: Hidrolisis tandan kosong sawit merupakan langkah awal untukmendapatkan glukosa sebagai bahan baku pakan ikan, bioetanol danproduk-produk berbasis biomasa. Penelitian ini bertujuan untukmembandingkan efektivitas hidrolisis organosolv dan hidrolisis asamsulfat pada bahan baku tandan kosong sawit. Hidrolisat yang dihasilkandianalisis kadar glukosa menggunakan metode Nelson-Somogyisedangkan lignin yang diperoleh dianalisis gugus fungsinya dengan InfraRed. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dalam hal jumlah perolehanglukosa, perlakuan hidrolisis asam menggunakan asam sulfat lebihefektif dibandingkan hidrolisis organosolv. Hidrolisis dengan asam sulfat3% menghasilkan perolehan glukosa sebanyak 19,8 mg/L. Sedangkanhidrolisis dengan metode organosolv dengan pelarut etanol hanyamenghasilkan glukosa sebanyak 3,67 mg/L. Dalam hal gugus fungsidalam struktur lignin yang ditentukan dengan infra merah, lignin yangdiperoleh melalui hidrolisis asam dan hidrolisis organosolv mempunyaikemiripan yang tinggi dengan lignin standar.
Kata kunci: Lignin, Glukosa, Organosolv, Asam sulfat, Hidrolisis
Penulis: Lucy Arianie, Nora Idiawati
Kode Jurnal: jpkimiadd110081

Artikel Terkait :