Penentuan Kapasitas Serapan Ion Fosfat oleh Sedimen Limbah Tambang Batu Kapur di Bukit Karang Putih Indarung Padang
Abstract: Telah dilakukan
penelitian tentang penentuan kadar logam Ca, Al, Fe dan uji kapasitas serapan
ion fosfat oleh sedimen limbah tambang batu kapur di bukit karang putih.
Pemilihan lokasi pengambilan sampel berdasarkan atas teknik random yang
terserbar menjadi 7 titik sampling antara lain, satu titik dihulu, dua titik di
lingkungan tambang, dua titik di Sungai Batang Idas dan dua titik di hilir.
Hasil penelitian di dapatkan kadar logam Ca dalam persen (%) pada 7 titik
sampel berturut-turut adalah sebagai berikut 0,27; 29,67; 29,97; 27,97; 11,28;
9,75; 2,94, dan kadar logam Al dalam persen pada 7 titik sampel berturut-turut
adalah 0,025; 0,027; 0,035; 0,036; 0,038; 0,039; 0,041, serta kadar logam Fe
dalam persen pada 7 titik sampel berturut-turut adalah 4,15; 1,37; 2,24; 2,07;
3,51; 3,04; 3,17. Kapasitas serapan ion fosfat dalam mg/g pada 7 titik sampel
berturut-turut adalah sebagai berikut 6,1; 3,1; 100; 0,4; 2,4; 2,2; 2,9 m.
Kesimpulan, kadar logam Ca lebih tinggi bila dibandingkan dengan logam Al dan
Fe sehingga logam Ca berperan dalam penyerapan ion fosfat. Terbukti dari
analisis korelasi menunjukkan bahwa logam Ca berkorelasi positif dengan Qmaks,
sedangkan dengan logam Al dan Fe berkorelasi negatif. Pemodelan isoterm
Langmuir lebih tepat dari pada pemodelan isoterm Freundlich karena kapasitas
serapan ion fosfat (Q maks) dan regresi (R2) nya lebih tinggi yaitu
berturut-turut 100 mg/g dan 0,997mg/g.
Kode Jurnal: jpkimiadd120229