PEMISAHAN Cu2+ DAN Cd2+ MENGGUNAKAN SILIKA-KITOSAN SEBAGAI FASA PADAT
Abstract: Ion Cu2+ dan Cd2+
dapat dipisahkan dengan menggunakan metode ekstraksi fasa padat (EFP). Pada
penelitian ini digunakan silika-kitosan sebagai fasa padat dan EDTA sebagai
eluen. Proses EFP ion Cu2+ dan Cd2+ menggunakan sistem kromatografi kolom.
Faktor yang mempengaruhi ekstraksi ion Cu2+ dan Cd2+ adalah pH, konsentrasi
eluen, serta panjang kolom. Pengaruh pH eluen yang dipelajari adalah 6 hingga
10 menggunakan buffer fosfat 0,1 M. Konsentrasi eluen yang dipelajari untuk
pemisahan ion Cu2+ dan Cd2+ sebesar 0,01 M; 0,05 M; dan 0,1 M. Panjang kolom
yang dipelajari adalah 0,3 cm dan 0,6 cm. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa kondisi optimum pemisahan ion Cu2+ dan Cd2+ terjadi pada pH 7 dan panjang
kolom 0,6 cm. Elusi dilakukan secara bergradien dengan 3,5mL EDTA 0,05 M dan
3,5mL EDTA 0,2 M. Recovery (%recovery) pemisahan ion Cu2+ dan Cd2+ secara
berturut-turut sebesar 96,13% dan 83,24%.
Penulis: Sandria Gita Risti,
Ani Mulyasuryani, Barlah Rumhayati
Kode Jurnal: jpkimiadd140087