PEMANFAATAN AMPAS JAHE LIMBAH INDUSTRI JAMU DAN MINUMAN UNTUK PRODUKSI MINYAK JAHE DENGAN DESTILASI KOHOBASI VACUUM
Abstrak: Minyak jahe termasuk
minyak atsiri yang merupakan komoditas eksport dengan nilai ekonomis yang
tinggi karena banyak digunakan dalam
industri kosmetik, makanan, aromaterapi dan farmasi. Ampas jahe yang dihasilkan
dari proses pembuatan jamu, jahe instan maupun industri minuman kesehatan,
selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Mengingat potensi minyak jahe
dan perlunya peningkatan nilai ekonomis ampas jahe yang selama ini sebagai
limbah industri, maka perlu dilakukan pengambilan minyak jahe dari ampas jahe.
Proses destilasi minyak atsiri selama ini dilakukan secara konvensional,
sehingga pada destilasi minyak jahe maka zingiberene yang ada mengalami
degradasi thermal.
Penelitian bertujuan untuk
mendapatkan teknologi destilasi agar zingiberene dalam minyak jahe tidak
mengalami degradasi yaitu dengan destilasi vacuum, dan untuk mendapatkan
efisiensi yang optimal dengan pengujian antara proses destilasi kohobasi dan
destilasi uap-air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses destilasi vacuum secara
kohobasi mempunyai randemen teringgi yaitu
2,320 % dengan persamaan laju produksi Y = 0,078 X2 – 1,941X + 8,52 (
R2= 0,982 ). Karena kadar minyak jahe
dalam rimpang jahe : 1 - 3 %, maka dapat
dinyatakan bahwa pada proses tersebut didapatkan effisiensi yang cukup tinggi
yaitu 77,33 % dari kadar maksimal minyak yang ada pada rimpang jahe dan
kualitas minyak jahe yang dihasilkan memenuhi
SNI
Penulis: Dwi Handayani, Diyono
Ikhsan
Kode Jurnal: jpkimiadd120255