OPTIMASI PENURUNAN COD, BOD, DAN TSS LIMBAH CAIR INDUSTRI ETANOL (vinasse) PSA PALIMANAN DENGAN METODE MULTI SOIL LAYERING (MSL)

ABSTRAK: Industri  etanol  merupakan  salah  satu  industri  yang  menimbulkan  pencemaran terhadap  lingkungan  khususnya  sistem  perairan.  Banyaknya  limbah  cair  etanol  yang dibuang  serta  senyawa-senyawa  organik  dapat  menyebabkan  rusaknya  ekosistem  di perairan.  Untuk  mengatasi  pencemaran  limbah  cair  etanol,  digunakan  metode  Multi  Soil Layering  (MSL)  sebagai  salah  satu  metode  alternatif.   MSL  adalah  suatu  metode pengolahan  limbah  cair  yang  meningkatkan  fungsi  tanah  untuk  pemurnian  limbah  cair. Penelitian  ini  menggunakan  metode  MSL  untuk  mengolah  limbah  cair  industri  etanol sebelum  dibuang  ke  perairan.  Met ode  MSL  merupakan  suatu  sistem  pengolahan  limbah yang  menggunakan  beberapa  material  seperti  tanah,  zeolit,  dan  arang  tempurung  kelapa yang  dibentuk  dalam  suatu  susunan  pola  bata  bertingkat.  Faktor  yang  diteliti  adalah kecepatan pengisian yang terdiri dari 5 tahap yaitu: 160, 320, 480, 640, dan 800L.m-2hari-1, kemudian ditentukan efesiensi sistem MSL dalam menurunkan kadar COD, BOD, dan TSS limbah  cair  industri  etanol  (vinasse)  PSA  Palimanan  menggunakan  kecepatan  pengisian optimum. Penentuan kadar COD ditentukan dengan metode refluks, penentuan kadar BOD menggunakan metode Winkler dan penentuan kadar TSS ditentukan dengan menggunakan ravimetri.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  pengolahan  limbah  cair  industri  etanol (vinasse)  PSA Palimanan  dengan  metode MSL dapat menurunkan kadar COD, BOD, dan TSS  pada  kecepatan  pengisian  optimum  320  L.m-2hari-1.  Efisiensi  sistem  MSL  dalam menurunkan  kadar  COD,  BOD,  dan  TSS  masing-masing  sebesar  80,85%;  94,68%;  dan 83,99%.
Kata Kunci: Multi Soil Layering, BOD, COD, TSS, ethanol industrial wastewater
Penulis: Irmanto, Suyata dan Zusfahair
Kode Jurnal: jpkimiadd130257

Artikel Terkait :