Oksidasi Parsial Metana Menjadi Metanol dan Formaldehida Menggunakan Katalis CuMoO3/SiO2: Pengaruh Rasio Cu:Mo, Temperatur Reaksi dan Waktu Tinggal
Abstrak: Oksidasi parsial
metana menjadi metanol dan formaldehida menggunakan katalis tembaga molybdenum
oksida berpenyangga silica (CuMoO3/SiO2) telah dilakukan. Preparasi katalis dilakukan
dengan metode impregnasi. Hasil identifikasi dengan XRD menunjukkan bahwa komponen
katalis terdiri dari senyawa MoO3, CuO, dan SiO2. Uji kinerja katalis
dilangsungkan dalam reactor pipa lurus berunggun tetap, beroperasi pada
temperature 400, 425, 450, 475, dan 500oC, dengan waktu tinggal (W/F) 5,82,
9,7, dan 14,55 gram katalis jam/mol. Produk reaksi dianalisis menggunakan gas
kromatografidengan kolom molsieve 5A dan porapak-Q. konversi metana tertinggi
sebesar 36,83% diperoleh saat menggunakan katalis dengan rasio Cu:Mo=1:1,5 pada
W/F 14,55 grcatjam/mol dan temperatur reaksi 500oC. Selektivitas metanol tertinggi
diperoleh 11,19 % menggunakan katalis dengan rasio Cu : Mo 1 : 3,5 pada W/F 5,82
grcat.jam/mol dan temperatur reaksi 400oC. Selektivitas formaldehida tertinggi
diperoleh 20,75% menggunakan katalis dengan rasio Cu : Mo 1 : 2,5 pada W/F 9,7
grcatjam/mol dan temperatur reaksi 400oC.
Penulis: Husni Husin, Lia
Mairiza, Zuhra
Kode Jurnal: jpkimiadd070070